LienaAifen |
|
| 021 9107 2208 | |
| 0852 8121 9199 | |
| LienaAifen@yahoo.com | |
| Follow me on twitter | |
| Become My fans on facebook |
Mata merupakan indera penglihatan yang kita butuhkan untuk beraktivitas. Meski perannya penting dalam kehidupan, kadang kita lupa untuk menjaga kesehatan indera yang satu ini. Spesialis mata,dr Gitalisa Andayani, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan 3 hal yang bisa mengganggu kesehatan mata: health, habit, dan hormones.
Menurut dr Gita, salah satu masalah mata yang paling umum terjadi adalah akibat lensa kontak. Bagi pengguna lensa kontak, kuncinya ada di perawatan dan penggunaan yang tepat sesuai saran pemakaian yang tertera pada pembungkus kontak lensa. Jangan sampai salah penggunaan karena beda tipe beda rekomendasi penggunaan. Idealnya, saat malam, kontak lensa dilepas. Pemakaiannya juga perlu disesuaikan dengan lingkungan kerja, apalagi saat dekat dengan wilayah berdebu. Jika demikian, bisa timbul lebih banyak masalah ketimbang pengguna lensa kontak di kantoran. Kalaupun terkena, begitu sampai di rumah, langsung rendam lensa kontak dengan cairan pembersih khususnya.
Keluhan umum lain yang ditemukan oleh para praktisi kesehatan mata menurutnya adalah masalah dry eyes syndrome. "Dry eyes syndrome juga merupakan keluhan yang sering dikeluhkan. Ini adalah kondisi mata yang mengalami kekeringan kronis, iritasi mata, bukan penyakit infeksi. Mata merah juga bukan (penyakit infeksi). Namun, ada rasa tidak nyaman. Ada yang bilang rasanya perih, berair, sepat, kelilipan, dan keluhan-keluhan tak spesifik lainnya. Namun kalau kita lihat secara langsung ke bola mata, tidak ada masalah. Biasanya itu terjadi karena polusi, paparan sinar matahari, iritasi karena lensa kontak, usia lanjut, terkena paparan AC terlalu lama, jarang berkedip akibat beraktivitas terlalu konsentrasi di depan monitor (memperlama periode refleks antarkedip yang seharusnya 6-7 detik sekali)."
Tips menjaga kondisi mata :
sumber : kompas.com
