Apakah anda pernah menunda pekerjaan atau tugas? Mungkin bagi sebagian orang pernah melakukannya. Entah dengan berbagai alasan, pekerjaan atau tugas tersebut seharusnya bisa segera terselesaikannamun pada akhirnya tertunda hingga esok hari atau bahkan beberapa hari.
Sebagian besar pelaku procrastination adalah mereka yang mempunyai masalah dengan manajemen waktu, dan masalah penetapan prioritas, agar bisa meng-handle semua masalah atau tugas secara runtut sesuai dengan tingkat kepentingannya.
Selain masalah utama diatas, ada beberapa hal yang bisa menimbulkan sifat procrastination, antara lain:
1. Kepercayaan yang salah (false belief).
Maksudnya adalah kepercayaan yang salah jika kerja lebih baik dan lebih terasa menantang jika kita berada di bawah tekanan atau waktu yang sempit.
2. Takut gagal.
Ketakutan berlebih jika kita bakal gagal mengerjakan tugas itu dan akhirnya lebih memilih menghindar.
3. Perfeksionis.
Yang akhirnya membuat kita merasa tidak perlu mengerjakan satu tugas yang tidak kita sukai.
4. Terburu-buru.
Sifat buru-buru atau biasa disebut impulsif membuat procrastinator cepat sekali beralih melakukan hal lain selain tugas utamanya.
5. Memberontak.
Procrastination bisa muncul sebagai reaksi pemberontakan terhadap orang tua ataupun atasan yang otoriter alias suka mengatur kehidupan/pekerjaan kita. Procrastinator memberontak dengan cara tidak ingin diatur dalam kehidupan/pekerjaan.
Baca juga:
Jadikan Hal Yang Tidak Disukai, Menyenangkan
Termasuk "Procrastinator"kah Anda?
Tips Mengatasi Sifat Procrastination
sumber : kaskus.us
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Tagged menunda, penyebab, procrastination, procrastinator, sifat, tugas
Termasuk "Procrastinator"kah Anda?Jun 27, 2011 at 1:46 pm
[...] Penyebab Timbulnya Sifat “Procrastination” [...]
Tips Mengatasi Sifat ProcrastinationJun 30, 2011 at 2:47 pm
[...] banyak diantara kita yang punya “penyakit” suka menunda-nunda pekerjaan (procrastination). Penyakit ini, yang sebetulnya adalah kebiasaan, seringkali disebabkan karena kita menunda [...]