Kebiasaan buruk seperti merokok, malas berorahraga dan memimum alkohol dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Namun ternyata ada kebiasaan baik yang yang justru bisa berakibat buruk buat kesehatan. Apa saja?
1. Terlalu Sering Memakai Cairan Pencuci Tangan
Menurut Richard Gallo, MD, PhD, kepala divisi Dermatology at the University of California, San Diego, sebaiknya hindari menggunakan cairan pembersih tangan terlalu sering. Dalam sebuah penelitian terbaru dijelaskan bahwa cairan pembersih atau gel sanitasi mengandung triklosan yang membuat bakteri menjadi kebal dan berkembang lebih cepat. Hal ini juga berlaku pada semua sabun pencuci tangan yang mengandung triklosan. Oleh karena itu, Gallo menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun atau gel sanitasi yang mengandung alkohol minimal 60% karena bisa membunuh bakteri hingga 99%.
2. Setiap hari mandi air hangat
Mandi dengan menggunakan air hangat memang bisa bermanfaat bagi tubuh. Namun, bila hal tersebut dilakukan setiap kali Anda mandi, terlebih lagi dikombinasikan dengan penggunaan sabun dengan bahan keras, maka kebiasaan itu akan menjadi buruk.
Terlalu sering mandi air hangat yang dikombinasikan dengan sabun 'keras' dapat mengurangi kandungan minyak di kulit yang dapat menyebabkan kulit kering, pecah-pecah bahkan mudah mengalami infeksi.
3. Membilas mulut setelah sikat gigi
Hampir semua orang membilas mulut setelah selesai menyikat gigi. Kebiasaan ini mungkin tidak terlalu diperhatikan karena dianggap tidak berbahaya. Tapi Dr Phil London Stemmer, dokter gigi dari Fresh Breath Centre di London menyatakan bahwa membilas mulut setelah selesai sikat gigi dapat menyapu lapisan pelindung Fluorida yang ditinggalkan oleh pasta gigi.
"Saya mencoba menghindari minum cairan apapun selama setidaknya setengah jam setelah menyikat gigi. Itu sensasi yang aneh pada awalnya, tapi Anda akan dapat dengan cepat merasakan khasiatnya," jelas Dr Stemmer.
Selain itu, Dr Stemmer menyatakan bahwa jangan langsung menyikat gigi setelah makan.
"Tunggu minimal setengah jam karena asam makanan dan gula sementara dapat melemahkan enamel pelindung pada gigi. Jika Anda membersihkan gigi terlalu cepat, Anda akan menyikat enamel sebelum mengeras lagi," jelas Dr Stemmer.
Agar tidak terjadi erosi yang dapat berakibat menipisnya lapisan gigi, sebaiknya Anda berkumur dulu untuk menetralisir kadar asam.
4. Menggunakan toilet duduk
Studi yang diterbitkan oleh ilmuwan Israel pada jurnal Digestive Diseases and Sciences menunjukkan bahwa toilet modern (toilet duduk) lebih buruk untuk kesehatan.
Menurut peneliti, toilet jongkok lebih baik karena jongkok adalah posisi yang lebih alami dan lebih sedikit membutuhkan tegang. Hal ini pada gilirannya dapat mengurangi risiko masalah usus seperti wasir dan penyakit divertikular.
5. Sering menggunakan pembersih pada saat membersihkan rumah
Selalu membersihkan rumah memang baik karena membuat tubuh terus bergerak. Tapi bila Anda sering menggunakan pembersih untuk mengerjakan pekerjaan rumah, maka kebiasaan tersebut bisa menjadi kebiasaan buruk.
Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan produk pembersih rumah tangga dapat meningkatkan risiko pengembangan asma, berdasarkan data dari Municipal Institute of Medical.
Penelitian di Spanyol ditemukan dengan menggunakan semprotan pembersih dan penyegar udara sesedikit seminggu sekali bisa berkontribusi sebanyak satu dari tujuh kasus asma pada orang dewasa.
6. Istirahat setelah makan malam
Istirahat setelah beraktifitas seharian memang dibutuhkan tubuh untuk relaksasi, tapi bila hal tersebut dilakukan setelah makan malam, maka bisa berakibat buruk pada tubuh.
"Jika Anda tidak aktif selama malam hari atau Anda makan sebelum tidur, tubuh Anda lebih mungkin untuk meletakkan makanan sebagai lemak," kata Claire MacEvilly, ahli gizi di Human Nutrition Research laboratory at Cambridge University.
Selain itu, makan sebelum tidur juga dapat menyebabkan terjadi refluks esofagus atau esophageal reflux, kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).
Langsung tidur setelah makan juga dapat menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak sehingga membuat Anda tidak segar saat bangun di pagi hari.
7. Memakai Sandal Jepit
Saat ingin beristirahat dari sepatu berhak tinggi, Anda pun memilih flip-flop atau sandal jepit. Sayangnya, menurut Jordana Szpiro, seorang podiatrist di Boston mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut tidak memberikan pengaruh baik apapun, bahkan berbahaya.
"Flip-flop atau sandal yang tidak memberi dukungan pada struktur kaki, dapat menyebabkan patah tulang karena kaki menjadi tegang karena mereka mencoba menahan berat badan Anda," jelas Szpiro.
Selain itu, saat mengenakan sandal jepit, otot-otot pada bagian depan tulang kering (tibialis anterior) bekerja lebih keras daripada ketika kita bertelanjang kaki karena jari-jari kaki mencoba menahan sandal supaya tidak "bergerak" ke mana-mana. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih sandal jepit dengan penutup tumit, bertali besar serta memiliki lengkungan pada telapak kaki (mengikuti kontur telapak kaki).
berbagai sumber
4 Kebiasaan Buruk yang Bikin Cepat TuaNov 8, 2011 at 2:47 pm
[...] kebiasaan marah yang membuat kita cepat tua, seperti sering disebut-sebut orang. Ternyata, empat kebiasaan buruk, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol lebih dari tiga gelas per hari, berolahraga [...]