Selama ini kita cenderung memikirkan pakaian luar untuk disesuaikan dengan bentuk tubuh. Padahal, pakaian dalam (lingerie) pun perlu disesuaikan juga dengan bentuk tubuh. Pencarian lingerie yang tepat Read more →
Belum tiba jam makan siang, tapi rasanya kok Anda sudah ngebet ingin makan, ya? Pikiran jadi sulit berkonsentrasi, apalagi ada penjual mi ayam yang terus memanggil-manggil di luar rumah. Bila hal ini sering terjadi, cobalah untuk tidak segera membuat keputusan untuk memanggil si tukang mi ayam.
Ada beberapa sinyal dalam tubuh yang membuat tanda palsu pada rasa lapar. Biasanya hal ini disebabkan karena nafsu makan yang berlebih dalam tubuh. Menurut Peter C. Kurniali dan Nugroho Abikusno dalam bukunya, Healhty Food For Healthy People, cara terjelas untuk mengetahui bahwa kita lapar adalah dengan memerhatikan reaksi dari perut dan kadar gula darah kita.
1. Perut keroncongan
Salah satu indikasi rasa lapar adalah bunyi keroncongan pada perut akibat dari kontraksi usus. Hal ini menandakan bahwa perut kita sedang kosong. Kontraksi ini akan memijat udara sehingga bisa menimbulkan bunyi.
2. Emosi tak stabil
Pernah merasa bahwa emosi Anda berubah-ubah dalam tempoyang sangat cepat? Mungkin saja penyebabnya Anda lapar. Saraf-saraf dalam saluran pencernaan bisa memproduksi sejenis hormon yang menimbulkan rasa senang ketika perut kenyang.
3. Lemas
Kadar gula darah yang menurun biasanya akan membuat tubuh terasa lemas dan lesu. Jika mendadak merasakan kelaparan sebaiknya konsumsi makanan yang banyak mengandung kalium seperti pisang. Kadar kalium pada pisang bisa membuat jaringan otot kembali bertenaga sebelum Anda makan besar.
Baca juga:
6 Makanan Terbaik Pencegah Rasa Lapar
Melirik Orang Gemuk Bikin Cepat Lapar
Kiat Mengendalikan Selera Makan
Penyebab dan Cara Mengatasi Makan Berlebih
sumber: kompas.com
Dalam beberapa resep masakan, seringkali Anda diharuskan untuk menghilangkan biji cabai. Namun, biji cabai ini kadang agak sulit untuk dipisahkan dari cabainya. "Biasanya untuk melepaskan biji cabai ini Anda harus membelah cabai dan mengorek biji cabai ini dengan pisau," ungkap pengamat kuliner Olivia Wongso.
Menurut Olivia, ada satu cara yang bisa digunakan untuk mempermudah Anda melepaskan biji ini dari cabai. Awalnya, potong bagian pangkal cabai ini, lalu posisikan lubang pangkal cabai ini di bagian bawah. Kemudian putar-putar cabai ini dengan menggunakan bantuan kedua telapak tangan. Buat gerakan seperti ketika menggosok kedua telapak tangan.
Gerakan ini akan menekan bagian dinding cabai dengan cepat sehingga membuat biji cabai akan lebih mudah terlepas dan berjatuhan ke bawah. Semakin cepat dan kuat Anda memutar cabai ini makan biji cabai akan semakin banyak lepas dan terjatuh dari cabai.
"Tapi jika ingin bijinya benar-benar hilang dan bersih, setelah ini, cabai juga bisa dibelah dan dibersihkan kembali," tukas Olivia. "Cabai besar lebih mudah dihilangkan bijinya dibanding cabai keriting," tambahnya.
Baca juga:
Tips Buat yang Tidak Suka Makan Pedas
sumber: kompas.com
Ingin membuat rumah tampil lebih segar dan rapi? Mulailah berbenah dan menata ruang agar lebih indah. Tetapi, jangan asal membuang barang lama, terutama yang berasal dari dapur Anda. Anda tak harus membeli barang baru untuk memberi kesan dan penampilan baru di rumah. Selain untuk menghemat, Anda bisa berkreasi dan mengubah barang lama di dapur untuk menjadi benda layak guna yang tak kalah menarik.
Simak saja tips daur ulang peralatan dapur kreasi Erwin Kuditawati dari Klub Nova berikut ini:
1. Cangkir Cantik
Cangkir cantik koleksi lama Anda masih terpajang manis di lemari? Meski tak bisa digunakan lagi, karena ada bagian yang rusak, cangkir cantik Anda bisa berfungsi sebagai wadah lilin.
Kumpulkan cangkir lama Anda, cuci, lap bersih, lalu keringkan. Julurkan benang bola untuk sumbu ke dalam cangkir. Bagian ujung benangnya diikat pada sebatang kayu, lalu letakkan di cangkir. Pastikan sumbu berada di bagian tengah cangkir. Lelehkan lilin, bisa juga ditambah dengan beberapa tetes aroma terapi kesukaan Anda, tuangkan ke dalam cangkir tadi, lalu bekukan. Lepaskan benang yang diikatkan di kayu, rapikan. Nah, Anda baru saja menyulap cangkir bekas menjadi lilin berwadahkan cangkir cantik.
2. Talenan
Talenan kayu kesayangan di dapur masih berfungsi namun warna yang memudar membuat Anda sungkan menggunakannya? Jangan dulu dibuang, Anda bisa menggunakannya sebagai hiasan dinding multifungsi.
Cuci dan sikat talenan lama Anda, lalu jemur di bawah terik matahari hingga kering. Tempelkan kertas tisu bermotif di atas talenan lalu gunakan teknik servietten. Untuk membuat teknik servietten, siapkan gunting, tisu bermotif, lem dan talenan bahan kayu. Gunting motif pada tisu lalu kelupas tisu dan ambil bagian bermotifnya saja untuk ditempelkan pada talenan. Setelah itu, tempelkan tisu pada permukaan talenan, tekan dengan lembut agar tidak ada udara yang tersisa di bawah tisu. Lakukan dengan hati-hati agar tisu tidak robek. Oleskan lem di atas tisu dan biarkan mengering. Lakukan teknik ini untuk pilihan motif atau gambar pada tisu yang lainnya. Anda seperti membuat kreasi potong tempel pada talenan.
Talenan cantik ini bukan hanya berfungsi sebagai hiasan dinding. Tancapkan beberapa paku kecil pada talenan, lalu gantung talenan cantik di dinding. Anda bisa menggantung kunci, celemek, atau peralatan dapur lainnya di talenan cantik ini.
3. Kukusan dimsum
Anda gemar memasak dimsum? kukusan bekas menanak dimsum bisa dimanfaatkan kembali sebagai wadah menyimpan bawang putih, bawang merah atau bawang bombai. Tambahkan kreativitas Anda dalam wadah bawang dari kukusan dimsum ini. Misalnya dengan mengecat kukusan dengan warna kesukaan.
4. Cake stand
Jangan hanya menyimpan cake stand di lemari. Jika sudah tak digunakan lagi, Anda bisa memindahkan cake stand ke dapur untuk dijadikan wadah minyak zaitun, lada bubuk, garam, saus, kecap asin atau bumbu pelengkap lainnya. Tata rapi bumbu dan letakkan diatas cake stand.
5. Cup mika
Cup mika bekas wadah margarin bisa Anda manfaatkan kembali. Sekaligus Anda bisa mengurangi sampah berbahan plastik bukan? Cuci bersih cup mika, lalu keringkan. Cup mika bekas ini bisa Anda gunakan sebagai cetakan es batu. Freezer akan lebih rapi karena cetakan es dari mika ini bisa ditumpuk jika es sudah membeku.
6. Wadah saus salad
Wadah bekas menyimpan saus salad yang terbuat dari plastik tebal serta bertutup rapat bisa dimanfaatkan kembali. Gunakan wadah bekas ini untuk menyimpan saus sambal atau bawang goreng sebagai bekal ke kantor atau untuk perjalanan jauh.
7. Botol selai
Alih fungsikan botol selai yang sudah tak terpakai. Bersihkan label pada botol selai bekas dengan air. Gunakan wadah bekas berbahan kaca ini untuk menyimpan lada, ketumbar yang sudah disangrai, asam kandis dan lainnya. Berikan label pada setiap bumbu yang disimpan dalam wadah. Bumbu akan tahan lama jika disimpan dengan baik seperti ini.
8. Botol sirup, kecap atau saus
Lukis botol bekas sirup, kecap atau saus dengan cat kaca. Ekspresikan kreativitas Anda di botol kaca ini. Isi botol dengan air lalu tambahkan beberapa kuntum bunga. Kini, Anda memiliki vas bunga cantik kreasi sendiri. Cocok untuk menghiasi meja makan Anda.
sumber: kompas.com