Liena Aifen – berbagi info, tips, motivasi dan bisnis online
Samuel Sekuritas Indonesia
www.LienaAifen.com Page Rank
Contact Liena Aifen
RSS BBC Indonesia
Tag Archives

“Lingerie” Tepat Sesuai Bentuk Tubuh

"Lingerie" Tepat Sesuai Bentuk TubuhSelama ini kita cenderung memikirkan pakaian luar untuk disesuaikan dengan bentuk tubuh. Padahal, pakaian dalam (lingerie) pun perlu disesuaikan juga dengan bentuk tubuh. Pencarian lingerie yang tepat Read more →

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kiat Merawat Jeans Kesayangan Anda

Kiat Merawat Jeans Kesayangan AndaPada harian The Wall Street Journal, Chiara membagi trik merawat jeans yang biasa dilakukannya. Ia biasa mengisi air dengan suhu ruangan ke bathtub sedalam 15 cm, lalu menambahkan dua sendok makan sabun cair. Kemudian ia merendam jeans-nya dalam posisi mendatar di dalam bathtub. Setelah 20 menit, ia menggantung jeans dan membiarkan airnya menetes hingga mengering. Jadi, jeans tidak digilas dan diperas. Dengan cara ini, jeans akan lebih awet ketimbang bila dicuci setiap minggu dengan mesin cuci.

 

Anda boleh saja tidak setuju dengan trik yang dilakukan Chiara ini. Untuk merawat jeans, masih ada beberapa cara yang disarankan pengamat fashion lain:

 

1. Pilih jeans yang bahannya berkualitas.
Bahan jeans bervariasi tergantung mereknya, dan tidak mudah memilih mana yang bisa tahan hingga bertahun-tahun dan yang cepat rusak setelah dicuci dengan mesin cuci berulangkali. “Periksa bagian dalam ujung celana yang ada jahitan berwarnanya," saran Loren Cronk, pemilik Loren, toko jeans di Brooklyn, New York City. "Itulah tanda jeans yang tepinya ditenun."

 

Jeans seperti ini umumnya merupakan barang vintage, dan biasanya lebih awet daripada jeans buatan sekarang. Bahannya memang lebih tebal, sehingga lebih berat juga. Tak usah berharap banyak dengan jegging yang sekarang lagi ngetren; pasti umurnya juga jauh lebih pendek.

 

2. Bersihkan pada bagian yang bernoda dulu.
Jeans tidak selalu harus dicuci seluruhnya. Kadang-kadang, membersihkan bagian yang ada nodanya bisa mencegah jeans berubah bentuk. Chiara menyarankan untuk mencoba membersihkan noda yang sulit dibersihkan dengan pembersih kaca. Anda juga bisa menggunakan sabun cuci tangan untuk menjaga area di belakang resleting tetap bersih dan wangi.

 

3. Balik bagian dalamnya keluar.
Untuk mencegah warna jeans memudar, balik jeans Anda sehingga bagian dalamnya kini di luar. Gunakan air bersuhu ruangan untuk mencucinya. Jika warna jeans sudah keburu memudar akibat luntur, cuci jeans tersebut bersama dengan jeans lain yang warnanya masih kuat. Trik lain, versi Chiara, tambahkan sedikit cuka untuk mencuci. Cuka juga akan melindungi warna jeans.

 

4. Lindungi jeans dari penipisan dan koyakan.
Jika jeans Anda rusak akibat penggunaan mesin cuci, hentikan dulu cara ini. Cronk menyarankan untuk menggunakan deterjen ramah lingkungan yang tidak menggunakan bahan pemutih. "Mencuci jeans tanpa sabun kadang-kadang juga akan membersihkannya tanpa merusak bahannya," katanya.

 

5. Pelihara bentuk aslinya.
Hal yang paling merusak bentuk jeans adalah saat Anda mengeringkannya di pengering mesin cuci. Jika Anda berniat mengeringkannya di situ, pastikan mesinnya di-set dalam aturan low.

 

Memindahkan jeans yang masih lembab dan langsung menggantungnya sampai kering lebih disarankan. Hal ini akan mencegah jeans menjadi berkerut, menyusut, dan memelihara bentuk aslinya sebelum dicuci. Begitu jeans kering sempurna, gantung jeans di dalam lemari (tidak melipatnya).

 

Untuk jeans dengan bahan yang stretch, yang berlaku adalah kebalikannya. Memasukkannya ke dalam pengering dalam waktu lama justru akan memelihara kelenturannya. Namun jangan meninggalkannya di dalam pengering terlalu lama. Ingatlah bahwa siklus pengeringan ini akhirnya tetap akan mengurangi elastisitas bahannya. Bila Anda ingin jeans kering lebih cepat, angin-anginkan dulu jeans, baru masukkan ke dalam pengering selama 10 – 15 menit.

 

 

Baca juga:

Mengenal Jenis-jenis Celana Jeans

Tips Memilih Jaket Jeans yang Tepat

Jeans Bisa Digunakan Hingga 15 Bulan Tanpa Dicuci

Memilih Celana Jeans yang Tepat

 

 


sumber: kaskus.us

 

 

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jangan Tertipu! Kenali Sinyal Lapar Anda

Kenali Sinyal Lapar Anda!Belum tiba jam makan siang, tapi rasanya kok Anda sudah ngebet ingin makan, ya? Pikiran jadi sulit berkonsentrasi, apalagi ada penjual mi ayam yang terus memanggil-manggil di luar rumah. Bila hal ini sering terjadi, cobalah untuk tidak segera membuat keputusan untuk memanggil si tukang mi ayam.

 

Ada beberapa sinyal dalam tubuh yang membuat tanda palsu pada rasa lapar. Biasanya hal ini disebabkan karena nafsu makan yang berlebih dalam tubuh. Menurut Peter C. Kurniali dan Nugroho Abikusno dalam bukunya, Healhty Food For Healthy People, cara terjelas untuk mengetahui bahwa kita lapar adalah dengan memerhatikan reaksi dari perut dan kadar gula darah kita.

 

1. Perut keroncongan
Salah satu indikasi rasa lapar adalah bunyi keroncongan pada perut akibat dari kontraksi usus. Hal ini menandakan bahwa perut kita sedang kosong. Kontraksi ini akan memijat udara sehingga bisa menimbulkan bunyi.

 

2. Emosi tak stabil
Pernah merasa bahwa emosi Anda berubah-ubah dalam tempoyang sangat cepat? Mungkin saja penyebabnya Anda lapar. Saraf-saraf dalam saluran pencernaan bisa memproduksi sejenis hormon yang menimbulkan rasa senang ketika perut kenyang.

 

3. Lemas
Kadar gula darah yang menurun biasanya akan membuat tubuh terasa lemas dan lesu. Jika mendadak merasakan kelaparan sebaiknya konsumsi makanan yang banyak mengandung kalium seperti pisang. Kadar kalium pada pisang bisa membuat jaringan otot kembali bertenaga sebelum Anda makan besar.

 

 

Baca juga:

6 Makanan Terbaik Pencegah Rasa Lapar

Melirik Orang Gemuk Bikin Cepat Lapar

Rasa Lapar pun Bisa Menipu

Kiat Mengendalikan Selera Makan

Penyebab dan Cara Mengatasi Makan Berlebih

 

 


sumber: kompas.com

 

 

 

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

Trik Aman Hindari “Cyber Crime”

Trik Aman Hindari "Cyber Crime"Sifatnya yang terselubung membuat kejahatan dunia maya menyubur. Jika tak berhati-hati, maka Anda pun bisa menjadi salah satu korbannya.

 

Di era modern seperti sekarang, persentuhan seseorang dengan dunia maya memang hampir setiap waktu. Apalagi dunia maya ibarat “soulmate” yang menjadi teman harian siapapun sehingga ancaman kejahatan pun semakin besar. Meski demikian, Anda perlu waspada dengan ancaman kejahatan dunia maya yang sering terjadi di masyarakat, terutama wanita yang sering menjadi incaran pelaku cyber crime.

 

Sebenarnya banyak hal yang dapat menjadi penyebab seseorang menjadi korban cyber crime. Salah satu jalur yang membuat seseorang terjebak dalam kejahatan ini, yakni lewat situs jejaring sosial. Tak jarang, lewat situs tersebut banyak wanita yang terjebak di dalamnya karena terlalu memercayai begitu saja orang yang baru dikenalnya di dunia maya. Alhasil, dia pun sering terkena tipu daya ketika bersinggungan dengan pelaku cyber crime.

 

Agar Anda dapat terhindar dari ancaman mengerikan tersebut, tak ada salahnya melakukan beberapa antisipasi berikut. Idiva membocorkannya untuk Anda.

  • Jangan pernah berbagi “password” bahkan dengan kekasih sekalipun.
  • Hindari membuka akun e-mail di tempat umum.
  • Jangan membalas e-mail yang tidak jelas pengirimnya.
  • Jangan berbagi foto lama atau foto intim dengan teman-teman online yang baru Anda kenal.
  • Jika Anda berencana membuat sebuah website, lakukan registrasi dengan benar sehingga nama Anda terdaftar. Permasalahannya banyak pendaftar yang kerap ceroboh dan memungkinkan transfer data belum diverifikasi.
  • Lakukan penggantian “password” sesering mungkin untuk meminimalkan risiko pembajakan e-mail.

 

 

Baca juga:

5 Kiat Aman Belanja Online

Tips Aman Main Game Online

 

 

sumber: kaskus.com

 

 

 

 

 

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

Cara Mudah Hilangkan Biji Cabai

Menghilangkan Biji CabaiDalam beberapa resep masakan, seringkali Anda diharuskan untuk menghilangkan biji cabai. Namun, biji cabai ini kadang agak sulit untuk dipisahkan dari cabainya. "Biasanya untuk melepaskan biji cabai ini Anda harus membelah cabai dan mengorek biji cabai ini dengan pisau," ungkap pengamat kuliner Olivia Wongso.

 

Menurut Olivia, ada satu cara yang bisa digunakan untuk mempermudah Anda melepaskan biji ini dari cabai. Awalnya, potong bagian pangkal cabai ini, lalu posisikan lubang pangkal cabai ini di bagian bawah. Kemudian putar-putar cabai ini dengan menggunakan bantuan kedua telapak tangan. Buat gerakan seperti ketika menggosok kedua telapak tangan.

 

Gerakan ini akan menekan bagian dinding cabai dengan cepat sehingga membuat biji cabai akan lebih mudah terlepas dan berjatuhan ke bawah. Semakin cepat dan kuat Anda memutar cabai ini makan biji cabai akan semakin banyak lepas dan terjatuh dari cabai.

 

"Tapi jika ingin bijinya benar-benar hilang dan bersih, setelah ini, cabai juga bisa dibelah dan dibersihkan kembali," tukas Olivia. "Cabai besar lebih mudah dihilangkan bijinya dibanding cabai keriting," tambahnya.

 

 

Baca juga:

Cabai Terpedas di Dunia

Bahaya Dibalik Makanan Pedas

Tips Buat yang Tidak Suka Makan Pedas

 


sumber: kompas.com

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

6 Dessert Sehat Bagi Anda yang Berdiet

6 Dessert Sehat Bagi Anda yang BerdietSatu scoop es krim, pudding cokelat dengan lelehan fla atau cheesecake mungkin menjadi hidangan penutup yang sempurna setelah menyantap makan siang atau malam.

Semua makanan itu tentu saja tidak dianjurkan bagi Anda yang berdiet, karena kandungan gula dan kalori yang tinggi. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menikmati dessert (hidangan pencuci mulut) setelah makan. Coba buat beberapa dessert yang aman dan sehat untuk dikonsumsi, seperti yang dikutip dari Ourvanity.

1. Salad Buah
Salad buah bisa menjadi salah satu pilihan untuk pencuci mulut yang sehat, namun perhatikan kombinasi buah dan sausnya. Pisang, mangga dan buah-buahan jenis berry sudah cukup untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral. Jangan gunakan saus mayonnaise atau thousand islands, melainkan campuran jus lemon dan yoghurt tawar. Variasikan menu salad buah secara berkala agar tidak membosankan, misalnya kombinasi jeruk-apel-anggur di minggu ini atau kiwi-melon-pisang di minggu berikutnya.

Read more →

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

Me”recycle” Peralatan Dapur Anda

Me"recycle" Peralatan DapurIngin membuat rumah tampil lebih segar dan rapi? Mulailah berbenah dan menata ruang agar lebih indah. Tetapi, jangan asal membuang barang lama, terutama yang berasal dari dapur Anda. Anda tak harus membeli barang baru untuk memberi kesan dan penampilan baru di rumah. Selain untuk menghemat, Anda bisa berkreasi dan mengubah barang lama di dapur untuk menjadi benda layak guna yang tak kalah menarik.

 

Simak saja tips daur ulang peralatan dapur kreasi Erwin Kuditawati dari Klub Nova berikut ini:

 

1. Cangkir Cantik
Cangkir cantik koleksi lama Anda masih terpajang manis di lemari? Meski tak bisa digunakan lagi, karena ada bagian yang rusak, cangkir cantik Anda bisa berfungsi sebagai wadah lilin.

 

Kumpulkan cangkir lama Anda, cuci, lap bersih, lalu keringkan. Julurkan benang bola untuk sumbu ke dalam cangkir. Bagian ujung benangnya diikat pada sebatang kayu, lalu letakkan di cangkir. Pastikan sumbu berada di bagian tengah cangkir. Lelehkan lilin, bisa juga ditambah dengan beberapa tetes aroma terapi kesukaan Anda, tuangkan ke dalam cangkir tadi, lalu bekukan. Lepaskan benang yang diikatkan di kayu, rapikan. Nah, Anda baru saja menyulap cangkir bekas menjadi lilin berwadahkan cangkir cantik.

 

2. Talenan
Talenan kayu kesayangan di dapur masih berfungsi namun warna yang memudar membuat Anda sungkan menggunakannya? Jangan dulu dibuang, Anda bisa menggunakannya sebagai hiasan dinding multifungsi.

 

Cuci dan sikat talenan lama Anda, lalu jemur di bawah terik matahari hingga kering. Tempelkan kertas tisu bermotif di atas talenan lalu gunakan teknik servietten. Untuk membuat teknik servietten, siapkan gunting, tisu bermotif, lem dan talenan bahan kayu. Gunting motif pada tisu lalu kelupas tisu dan ambil bagian bermotifnya saja untuk ditempelkan pada talenan. Setelah itu, tempelkan tisu pada permukaan talenan, tekan dengan lembut agar tidak ada udara yang tersisa di bawah tisu. Lakukan dengan hati-hati agar tisu tidak robek. Oleskan lem di atas tisu dan biarkan mengering. Lakukan teknik ini untuk pilihan motif atau gambar pada tisu yang lainnya. Anda seperti membuat kreasi potong tempel pada talenan.

 

Talenan cantik ini bukan hanya berfungsi sebagai hiasan dinding. Tancapkan beberapa paku kecil pada talenan, lalu gantung talenan cantik di dinding. Anda bisa menggantung kunci, celemek, atau peralatan dapur lainnya di talenan cantik ini.

 

3. Kukusan dimsum
Anda gemar memasak dimsum? kukusan bekas menanak dimsum bisa dimanfaatkan kembali sebagai wadah menyimpan bawang putih, bawang merah atau bawang bombai. Tambahkan kreativitas Anda dalam wadah bawang dari kukusan dimsum ini. Misalnya dengan mengecat kukusan dengan warna kesukaan.

 

4. Cake stand
Jangan hanya menyimpan cake stand di lemari. Jika sudah tak digunakan lagi, Anda bisa memindahkan cake stand ke dapur untuk dijadikan wadah minyak zaitun, lada bubuk, garam, saus, kecap asin atau bumbu pelengkap lainnya. Tata rapi bumbu dan letakkan diatas cake stand.

 

5. Cup mika
Cup mika bekas wadah margarin bisa Anda manfaatkan kembali. Sekaligus Anda bisa mengurangi sampah berbahan plastik bukan? Cuci bersih cup mika, lalu keringkan. Cup mika bekas ini bisa Anda gunakan sebagai cetakan es batu. Freezer akan lebih rapi karena cetakan es dari mika ini bisa ditumpuk jika es sudah membeku.

 

6. Wadah saus salad
Wadah bekas menyimpan saus salad yang terbuat dari plastik tebal serta bertutup rapat bisa dimanfaatkan kembali. Gunakan wadah bekas ini untuk menyimpan saus sambal atau bawang goreng sebagai bekal ke kantor atau untuk perjalanan jauh.

 

7. Botol selai
Alih fungsikan botol selai yang sudah tak terpakai. Bersihkan label pada botol selai bekas dengan air. Gunakan wadah bekas berbahan kaca ini untuk menyimpan lada, ketumbar yang sudah disangrai, asam kandis dan lainnya. Berikan label pada setiap bumbu yang disimpan dalam wadah. Bumbu akan tahan lama jika disimpan dengan baik seperti ini.

 

8. Botol sirup, kecap atau saus
Lukis botol bekas sirup, kecap atau saus dengan cat kaca. Ekspresikan kreativitas Anda di botol kaca ini. Isi botol dengan air lalu tambahkan beberapa kuntum bunga. Kini, Anda memiliki vas bunga cantik kreasi sendiri. Cocok untuk menghiasi meja makan Anda.

 

 

 


sumber: kompas.com

 

 

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)

10 Cara Menambah Penghasilan dari Rumah

10 Cara Menambah Penghasilan dari RumahIbu rumah tangga juga bisa berkontribusi menambah penghasilan keluarga. Jika tak suka menjadi reseller atau menjual produk tertentu seperti kebanyakan bisnis sampingan kaum ibu, Read more →

VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.15_1155]
Rating: 0 (from 0 votes)
 Liena Aifen Tracking Visitor
My Tweets
eXTReMe Tracker