<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
<channel>
	<title>Liena Aifen - berbagi info, tips, motivasi dan bisnis online &#187; jamur</title>
	<atom:link href="http://www.lienaaifen.com/tag/jamur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lienaaifen.com</link>
	<description>Berbagi info, tips, motivasi dan bisnis online dari rumah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 09:37:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>9 Sumber Vitamin D</title>
		<link>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/9-sumber-vitamin-d/</link>
		<comments>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/9-sumber-vitamin-d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 19:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liena Aifen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[grid]]></category>
		<category><![CDATA[ikan salmon]]></category>
		<category><![CDATA[jamur]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[munyak ikan]]></category>
		<category><![CDATA[sereal]]></category>
		<category><![CDATA[sinar matahari]]></category>
		<category><![CDATA[slider]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>
		<category><![CDATA[tuna]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin D]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.lienaaifen.com/?p=6707</guid>
		<description><![CDATA[Manfaat ganda vitamin D, bukan hanya sebagai penguat tulang namun juga pencegah berbagai penyakit kini semakin terungkap. Untuk mendapatkan seluruh manfaat tersebut, kita disarankan untuk mengonsumsi 400 IU vitamin D ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/11/9-Sumber-Vitamin-D.jpg"><img align="left" alt="9 Sumber Vitamin D" class="alignleft size-full wp-image-6720" height="180" ilo-full-src="http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/11/9-Sumber-Vitamin-D.jpg" src="http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/11/9-Sumber-Vitamin-D.jpg" title="9 Sumber Vitamin D" width="180" /></a>Manfaat ganda vitamin D, bukan hanya sebagai penguat tulang namun juga pencegah berbagai penyakit kini semakin terungkap. Untuk mendapatkan seluruh manfaat tersebut, kita disarankan untuk mengonsumsi 400 IU vitamin D setiap hari dan 200 IU untuk remaja kurang dari 18 tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kekurangan vitamin D terkait dengan berbagai penyakit kronik dan mengancam nyawa, seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, multipel sklerosis, serta penurunan daya ingat. Penuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D melalui sumber-sumber berikut ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sinar matahari</strong><br />
	Sekitar 80 persen vitamin D yang kita butuhkan berasal dari <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/manfaat-mandi-matahari-pagi-untuk-kesehatan/">sinar matahari</a>. Waktu yang disarankan untuk berjemur adalah pukul 06.00 &#8211; 09.00 ke seluruh bagian tubuh selama 10 menit. Untuk mencegah risiko kanker kulit, hindarilah paparan sinar matahari pada pukul 09.00 &#8211; 15.00.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Minyak ikan</strong><br />
	Suplemen minyak ikan memiliki reputasi rasa yang tidak enak. Namun saat ini dipasaran tersedia berbagai variasi suplemen minyak ikan yang membuatnya lebih enak di lidah. Suplemen minyak ikan selain kaya akan omega-3 ternyata juga mengandung vitamin D yang cukup tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ikan salmon</strong><br />
	Ini termasuk ikan yang kaya akan omega-3. Tersedia dalam bentuk ikan beku, segar atau kalengan. Ikan salmon ternyata mengandung vitamin D empat kali lebih banyak dibanding produk pertanian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tuna</strong><br />
	Tuna merupakan jenis ikan laut yang juga kaya akan vitamin D, selain juga tinggi protein dan omega-3.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Susu</strong><br />
	Susu sapi, baik itu yang full lemak atau skim, secara alamiah mengandung vitamin D dan juga diperkaya dengan nutrisi penting lainnya. Satu gelas <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/susu-kedelai-bebas-kolesterol/">susu</a> mengandung sekitar 100 IU vitamin D.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sereal</strong><br />
	Kebanyakan produk sereal siap makan yang beredar di pasaran sudah difortifikasi dengan vitamin D. Kombinasikan sereal Anda dengan susu yang kaya vitamin D sebagai bagian dari menu sehat setiap hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Telur</strong><br />
	Dengan kandungan vitamin D sekitar 21 IU dalam kuning telur dan protein murni dalam bagian putihnya, <a href="http://www.lienaaifen.com/umum/5-alasan-konsumsi-telur/">telur</a> merupakan bahan pangan yang bernutrisi yang wajib dikonsumsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jamur</strong><br />
	Menurut sebuah riset yang dimuat dalam Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology, jamur kancing putih yang diekspos dengan sinar ultraviolet B selama beberapa jam memiliki kandungan vitamin D sekitar 400 persen lebih tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Udang</strong><br />
	Udang merupakan sumber omega-3 yang tinggi protein namun rendah lemak dan kalori. Udang yang disajikan dalam takaran 85 gram mengandung 129 IU vitamin D.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/8-sumber-antioksidan-yang-tak-terduga/">8 Sumber Antioksidan yang Tak Terduga<br />
	</a></p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/tips-n-triks/kenali-sumber-kebangkrutan-ini/">Kenali Sumber Kebangkrutan Ini<br />
	</a></p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/umum/3-makanan-berlemak-kaya-nutrisi/">3 Makanan Berlemak Kaya Nutrisi<br />
	</a></p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/nutrisi-alami-pembakar-lemak-tubuh/">Nutrisi Alami Pembakar Lemak Tubuh<br />
	</a></p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/waktu-ideal-konsumsi-nutrisi/">Waktu Ideal Konsumsi Nutrisi<br />
	</a></p>
<p><a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/makanan-yang-meningkatkan-konsentrasi/">Makanan yang Meningkatkan Konsentrasi<br />
	</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size:10px;"><em><br />
	sumber: kompas.com<br />
	</em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size:10px;"><em><br />
	</em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>
	&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/9-sumber-vitamin-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayuran Mentah vs Sayuran Matang</title>
		<link>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/sayuran-mentah-vs-matang/</link>
		<comments>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/sayuran-mentah-vs-matang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 18:11:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liena Aifen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bawang]]></category>
		<category><![CDATA[bayam]]></category>
		<category><![CDATA[brokoli]]></category>
		<category><![CDATA[dimasak]]></category>
		<category><![CDATA[grid]]></category>
		<category><![CDATA[jamur]]></category>
		<category><![CDATA[kentang]]></category>
		<category><![CDATA[kol]]></category>
		<category><![CDATA[matang]]></category>
		<category><![CDATA[mentah]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[seledri]]></category>
		<category><![CDATA[terong]]></category>
		<category><![CDATA[tomat]]></category>
		<category><![CDATA[wortel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.lienaaifen.com/?p=5723</guid>
		<description><![CDATA[Mana yang lebih baik, sayuran mentah atau sayuran matang? Itupun tergantung dari jenis sayurannya. Yang terpenting sebelum diolah, pastikan sayuran telah dicuci sampai bersih untuk memastikan tidak ada lagi bakteri ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="right" alt="Sayuran Mentah vs Matang" class="alignright size-full wp-image-5763" height="135" ilo-full-src="http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/11/Sayuran-Mentah-vs-Matang.jpg" ilo-ph-fix="fixed" src="http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/11/Sayuran-Mentah-vs-Matang.jpg" title="Sayuran Mentah vs Matang" width="180" />Mana yang lebih baik, <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/ternyata-tidak-semua-sayuran-kaya-nutrisi/">sayuran</a> mentah atau sayuran matang? Itupun tergantung dari jenis sayurannya. Yang terpenting sebelum diolah, pastikan sayuran telah dicuci sampai bersih untuk memastikan tidak ada lagi bakteri<span id="more-5723"></span> yang menempel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bayam</strong><br />
	Baik dalam keadaan matang dan mentah. Bayam mentah mengandung lebih banyak folat. Yang dimasak kebih banyak beta karoten. Baik mentah maupun matang, bayam mengandung asam axalic yang menahan penyerapan <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/ikan-teri-dan-ceker-ayam-sumber-utama-kalsium-selain-susu/">kalsium</a> dan zat besi.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Bawang Putih</strong><br />
	Bagus dimasak, lebih baik makan mentah.Bawang putih mentah bekerja sebagai antibiotik tapi sulit dicerna lambung. Beberapa senyawa sulfur lebih potensial bila bawang putih disantap mentah-mentah.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Brokoli dan Kol</strong><br />
	Bisa dimakan mentah atau dimasak. Kedua sayuran ini mengandung senyawa sulfur yang dapat menyerang kanker. Akan lebih potensial bila dimakan mentah. Bila dimasak, potensinya menghasilkan gas akan hilang dan dapat meningkatkan penyerapan zat besi.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Jamur</strong><br />
	Dimasak. Jamur mentah mengandung racun <em>hydrazines</em>, yang akan hancur bila terpapar suhu panas. Jamur <em>shiitake</em> dan <em>maitake</em> yang sudah dimasak adalah sumber <em>polysaccharides</em> yang dapat melawan kanker.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Kentang dan <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/wow-terong-ternyata-banyak-khasiatnya/">terong</a></strong><br />
	Masak secara sempurna. Belum jelas apakah panas mempunyai efek terhadap solanine, zar racun yang banyak terdapat pada sayuran ini. Tapi proses pemasakan membuat tepungnya lebih mudah dicerna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Seledri</strong><br />
	Masak atau makan seledri mentah dalam jumlah sedikit. Seledri mentah mengandung psorairens yang dapat merusak sistem <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/makanan-peningkat-daya-tahan-tubuh/">kekebalan tubuh</a>, bila disantap dalam jumlah banyak.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Tomat</strong><br />
	Baik dalam keadaan mentah maupun masak. <a href="http://www.lienaaifen.com/umum/tomat-khasiat-dan-manfaatnya/">Tomat</a> mentah mengandung lebih banyak vitamin c. Tetapi lycopene, antioksidan yang dapat melawan kanker ikut larut saat dimasak.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Wortel</strong><br />
	Bagus mentah, lebih baik dimasak. <a href="http://www.lienaaifen.com/kesehatan/mau-kulit-cantik-makanlah-wortel/">Wortel</a> mentah mengandung banyak betakaroten dengan memasaknya zat ini akan lebih mudah diserap tubuh.</p>
<p>
	&nbsp;</p>
<p><strong>Bawang Merah dan Bawang Bombay</strong><br />
	Baik dalam keadaan mentah maupun masak. Senyawa sulfur yang membantu pembuluh darah tetap bersih lebih kuat pada <a href="http://www.lienaaifen.com/tips-n-triks/agar-tak-menangis-saat-mengupas-bawang/">bawang</a> mentah. Memasak juga akan membebaskan quercetin, membuat tubuh lebih mudah untuk menggunakan flvonoid penangkal radikal bebas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size:10px;"><em><br />
	sumber: wartakota<br />
	</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/sayuran-mentah-vs-matang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Jamur saat Hamil</title>
		<link>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/waspadai-jamur-saat-hamil/</link>
		<comments>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/waspadai-jamur-saat-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 11:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Liena Aifen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[grid]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[jamur]]></category>
		<category><![CDATA[slider]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.lienaaifen.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan beberapa penelitian ditemukan bahwa persentasi infeksi jamur selama kehamilan cenderung tinggi. Hal ini mungkin dikarenakan selama hamil metabolisme tubuh perempuan tersebut meningkat. Salah satu akibatnya adalah tubuh mengeluarkan lendir ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="Waspadai Jamur saat Hamil" class="alignleft size-medium wp-image-52" height="182" src="http://www.lienaaifen.com/uploads/2010/12/Waspadai-Jamur-saat-Hamil-300x218.jpg" title="Waspadai Jamur saat Hamil" width="250" /></p>
<p>Berdasarkan beberapa penelitian ditemukan bahwa persentasi infeksi jamur selama kehamilan cenderung tinggi. Hal ini mungkin dikarenakan selama hamil metabolisme tubuh perempuan tersebut meningkat. Salah satu akibatnya adalah tubuh mengeluarkan lendir yang berlebihan.<br />
	&quot;Selama lendir tersebut jernih dan tidak berbau, maka hal ini normal-normal saja. Tapi jika lendir tersebut bau, banyak dan bisa mengganggu aktivitas ibu hamil tersebut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter karena mungkin saja itu akibat infeksi oleh jamur,&quot; ujar Dr. dr. Junita Indarti, SpOG (K), Rabu (21/10/2009).</p>
<p>	Junita menambahkan bahwa sebenarnya di vagina itu sudah ada spora yang tumbuh dengan normal dan tidak berbahaya. Tapi saat hamil produksi gula cenderung meningkat, akibatnya kadar glikogen menjadi tinggi. Kadar glikogen yang tinggi ini bisa mengubah spora tersebut menjadi hifa, dan hifa inilah yang menyebabkan daerah sekitar vagina menjadi gatal sehinggu memicu timbulnya infeksi jamur.</p>
<p>	Selain akibat glikogen, lingkungan sekitar vagina yang lembab juga bisa menjadi pemicu. Hal ini karena pada perempuan yang hamil biasanya mudah sekali berkeringat, terutama jika suhu di luar sangat panas. Jamur yang bisa menyebabkan infeksi di daerah sekitar vagina dikenal dengan nama <em>Candida albicans</em>.</p>
<p>	&quot;Jika infeksi masih terjadi saat bayi dilahirkan maka akan berdampak pada bayi itu, salah satunya adalah menyebabkan bayi mengalami sariawan mulut akibat tertelan cairan yang mengandung jamur tersebut,&quot; ungkap dokter yang sempat berpraktik di rumah sakit kota Balikpapan ini.</p>
<p>	Junita menyarankan beberapa hal yang harus dilakukan oleh ibu hamil agar terhindar dari infeksi jamur saat hamil, yaitu:<br />
	&nbsp;</p>
<ol>
<li><strong>Menjaga daerah sekitar vagina</strong> agar tetap kering dan tidak lembab, sehingga menghambat pertumbuhan jamur dan mencegah infeksi.</li>
<li><strong>Sebaiknya segera mengganti pakaian</strong> yang berkeringat serta gunakan bahan pakaian yang mudah menyerap keringat seperti katun.</li>
<li><strong>Usahakan arah bilas</strong> setelah buang air kecil dari depan ke belakang, karena jika dari belakang ke depan berisiko terinfeksi jamur atau bakteri lainnya.</li>
<li>Jangan gunakan <strong>celana saat masih basah</strong>, sebaiknya tunggu sampai benar-benar kering agar tidak tercipta lingkungan yang lembab.</li>
<li><strong>Jika masih muncul keluhan</strong>, sebaiknya cek kadar gula dalam darahnya, karena jika kadarnya tinggi akan memperlama proses penyembuhannya.</li>
</ol>
<p><em>sumber www.detik.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lienaaifen.com/kesehatan/waspadai-jamur-saat-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.lienaaifen.com @ 2012-02-08 18:42:43 -->
