Betulkah bahan pangan organik lebih bergizi? Beberapa penelitian memang membuktikan bahwa makanan yang dihasilkan dari pengolahan secara alami memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk makanan yang menggunakan bahan kimia. Maraknya produksi makanan organik akhir-akhir ini memang terdorong oleh konsumen yang sadar akan hal tersebut.
1. Lebih aman
Secara kasat mata sulit membedakan antara makanan organik dan nonorganik. Cara yang paling mudah dan pasti adalah dengan memperhatikan ada tidaknya label organik pada produk yang ingin dibeli.
Makanan organik diolah dengan cara yang sangat berbeda dibandingkan produk makanan konvensional. Tidak hanya bebas unsur-unsur kimia (pestisida, pupuk, hormon, obat-obatan), tetapi juga harus memenuhi persyaratan internasional yang sudah ditentukan.
Meku demikaian sayur dan buah organik tidak terjamin bebas dari sumber penyakit (virus atau bakteri). Sayuran organik mempunyai risiko yang lebih tinggi menularkanpenyakit bawaan, karena biasanya dicuci dengan air nonklorida. Air biasa dianggap tak mampu membunuh bakteri dan virus yang menempel pada sayuran dan buah.
2. Kaya nutrisi
Beberapa penelitain menunjukkan bahwa makanan organik memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibanding produk konvensional. Penelitian yang diawasi oleh Chris Aleson, President the Organics Retailers and Growers Association of Australia, menunjukkan tingkat kalsium, potasium, magnesium, sodium, zat besi, dan seng pada sayuran organik 10 persen lebih tinggi.
Salah satu penyebab tingginya kandungan nutrisi pada produk organik adalah karena proses radiasi yang dialami produk nonorganik. Sinar radiasi yang digunakan untuk mengawetkan produk konvensional selain membasmi kuman dan bakteri juga menghancurkan beberapa komponen molekul kimia dan mengubahnya menjadi radikal bebas.
Penelitian lain, menunjukkan kandungan vitamin A, B kompleks, C, E, dan K pada sayuran yang diradiasi berkurang sampai 80 persen. Produk organik tidak memperkenankan teknik pengawetan dengan bahan-bahan kimia.
Lagipula, hal ini memang tidak terlalu dibutuhkan. Beberapa petani organik bahkan mengaku bahwa sayuran organik lebih awet. Kandungan nutrisi juga merupakan akibat dari kondisi tanah pertanian organik yang lebih subur dan terpelihara. Pestisida yang digunakan di pertanian konvensional memusnahkan mikroba penghasil enzim-enzim vitamin yang dibutuhkan tanaman.
sumber: wartakota
Tagged alami, bahan kimia, kesehatan, lebih sehat, nonorganik, organik, sayuran